audiens imajiner
imaginary audience
Ringkasan Singkat
Keyakinan remaja bahwa orang lain terus-menerus memperhatikan dan mengamati perilaku serta penampilan mereka.
Audiens imajiner adalah keyakinan seorang remaja bahwa orang lain terus-menerus memusatkan perhatian pada mereka, mengamati perilaku, penampilan, dan hal-hal serupa. Remaja tersebut merasa seolah-olah mereka adalah topik utama yang menarik bagi sekelompok penonton, padahal kenyataannya tidak demikian.
Fenomena ini pertama kali dijelaskan oleh psikolog perkembangan David Elkind pada tahun 1967. Ini merupakan konstruksi pada masa remaja awal yang mencerminkan kesadaran diri (self-consciousness) yang akut dan dianggap sebagai ekspresi dari egosentrisme remaja. Perasaan ini menjelaskan mengapa remaja seringkali sangat sensitif terhadap kritik dan sangat peduli dengan citra diri mereka di depan umum.
Referensi Yang Bisa Anda Gunakan
- Elkind, D. (1967). Egocentrism in adolescence. Child Development, 38(4), 1025–1034.
- APA Dictionary of Psychology
Peringatan Sitasi Akademik
Halaman ini disusun murni sebagai alat bantu pemahaman awal. Dilarang keras mengutip halaman ini sebagai sitasi utama dalam karya ilmiah atau tugas akhir. Silakan gunakan literatur primer yang tercantum pada daftar pustaka.